Wednesday, February 1, 2012

betul kata orang "air dicincang tak akan putus".. walau dia yang aku benci..walau dia yang aku selalu maki, aku harus mengaku darahnya ada mengalir dalam badan aku.. dan bila dia tiada, kini terasa kehilangannya.. jelas ternampak wajahnya, bukan sekali dua.. hampir setiap saat.. saat ku pejam, saat mata ku buka.. besar hukuman yang di tanggungnya.. dalam usianya yang terlalu muda, harus dia menanggung hukuman dunia.. semoga dia kuat disana.. tanpa makan dan minum dari rumah.. tanpa bantuan si ibu, aku harap dia mampu mengharungi.. mungkin aku tak penah mengucapkan sayang.. tapi sememangnya aku sayang.. mungkin aku tak penah tunjukkan sayang, tapi sememangnya engkau adik aku.. semoga engkau tenang di sana tanpa kami semua..

No comments:

Post a Comment